Radio Songgolangit | Kebanggaan Ponorogo

Olah Raga

Berita Olahraga Dalam Dan Luar Negeri

MENENGOK SEORANG, HANAFI ALBAAQI SEBAGAI PEMAIN DI PERSEPON

MENENGOK SEORANG, HANAFI ALBAAQI SEBAGAI PEMAIN DI PERSEPON

Graha Warta, Olah Raga
Hanafi Albaaqi Pemain Tim Persatuan Sepak Bola Ponorogo (Persepon) PONOROGO - Hanafi Albaaqi pemuda kelahiran Ponorogo 27 Desember 1996 yang sejak usia 9 tahun sudah menggeluti dunia sepak bola. Pemuda 22 tahun ini memiliki cita-cita menjadi pengusaha yang sukses dan pemain sepak bola yang hebat. Ia menjadi salah satu pemain sepak bola di ponorogo ( Persepon). “ Saya Bergabung dengan Tim Persatuan Sepak Bola Ponorogo ( Persepon ) sejak tahun 2012” ungkapnya saat ditemui dikediamannya di jalan Serakung No.28 Purbosuman Ponorogo. Ia pernah mengikuti beberapa Liga yaitu, pada Liga Cipikab, Liga Indonesia, Liga 3 Persepon. Dibalik kelembutannya, ia sangat mencintai dunia olahraga salah satunya sepak bola, yang akan berjuang mati-matian demi hobbynya. Selain beraktivitas sebagai pemai
Lionel Messi Dan Cristiano Ronaldo Terus Jadi Perbincangan Publik

Lionel Messi Dan Cristiano Ronaldo Terus Jadi Perbincangan Publik

Olah Raga, Populer
Perbincangan tentang siapa yang lebih baik di antara Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo terus menjadi perbincangan hangat publik dunia. Legenda Real Madrid, Guti Hernandez, pun turut buka suara menanggapi topik ini. Jika disuruh memilih siapa yang terbaik di antara dua megabintang dunia itu, Guti mengaku bakal memilih Messi dan Ronaldo. Sebab, keduanya dinilai sama hebatnya. Sejak satu dekade terakhir, pembicaraan terkait pesepakbola dunia memang selalu mengarah kepada Ronaldo dan Messi. Rivalitas yang begitu ketat di antara Messi dan Ronaldo saat masih sama-sama berada di Liga Spanyol jadi alasan utama atas hal tersebut. Berkat penampilan begitu gemilang yang dihadirkan kedua pemain, Messi dan Ronaldo pun tak hanya bersaing memperebutkan trofi untuk klub tetapi juga secara ...
Kevin Sanjaya Tak Ragukan Kualitas Fajar/Rian

Kevin Sanjaya Tak Ragukan Kualitas Fajar/Rian

Olah Raga
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto secara mengejutkan mengalahkan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. Momen itu diciptakan Fajar/Rian di Malaysia Terbuka 2019. Dalam laga babak perempatfinal di Axiata Arena, Jumat (5/4/2019), Fajar/Rian Mereka mengalahkan Kevin/Marcus dengan skor 23-21, 19-21, 21-18. Laga bergulir dalam tempo 55 menit. Fajar/Rian menyebut kemenangan kali ini didapatkan dengan mempelajari detail permainan lawan. Mereka tampil sabar relaks di lapangan. Kemenangan itu membawa Fajar/Rian berjumpa dengan pasangan Jepang, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda. Laga itu menjadi kesempatan pasangan Indonesia itu untuk menyamakan rekor pertemuan. (pw/detik)
Liverpool Kembali Ke Puncak Klasemen Liga Inggris

Liverpool Kembali Ke Puncak Klasemen Liga Inggris

Olah Raga, Populer
Liverpool kembali ke puncak klasemen Liga Inggris setelah menang 3-1 atas Southampton dalam laga pekan ke-33 Liga Inggris antara Southampton vs Liverpool di Stadion St. Mary's, Southampton, Jumat (5/4/2019) atau Sabtu dini hari WIB. Tuan rumah unggul lebih dulu melalui Shane Long (9'). Adapun gol balasan Liverpool dicetak Naby Keita (36'), Mohamed Salah (80'), dan Jordan Henderson (86'). Sementara itu, Salah menjadi pemain yang mampu mencetak 50 gol hanya dalam 69 penampilan bersama Liverpool di Liga Inggris. Salah kini hanya kalah dari Alan Shearer (66-Blackburn) dan Ruud van Nistelrooy (68-Manchester United).(yg/kompas)
Juventus Dapat Menyegel Scudetto Serie A Itali

Juventus Dapat Menyegel Scudetto Serie A Itali

Graha Warta, Olah Raga
Juventus dapat menyegel scudetto Serie A Italia musim ini lebih cepat jika dalam laga melawan AC Milan di Allianz Stadium, Sabtu (6/4), berakhir untuk kemenangan Si Nyonya Tua. Kondisi ini juga bisa terjadi jika pesaing dekat Juventus, Napoli, kalah dari Genoa pada pertandingan Senin (8/4) nanti. posisi Juventus di puncak klasemen tak akan bisa digusur meskipun masih ada 21 poin untuk dimainkan. Pasalnya, Juventus juga unggul head to head atas Napoli karena berhasil mengalahkannya dua kali di musim ini. Gelar juara tersebut membuat Juve akan menggenggam scudetto delapan kali berturut-turut. Pada musim ini, Bianconeri mengoleksi 26 kemenangan, tiga kali bermain imbang, dan satu kali kalah dalam 30 pertandingan.(pw/republika)