Radio Songgolangit | Kebanggaan Ponorogo

BERGOTONG ROYONG MEMBUAT BUCENG PORAK SEBAGAI RANGKAIAN PENUTUPAN GREBEG SURO

Ponorogo – Semarak Penutupan Grebeg Suro di tahun 2022 masih terus berjalan. Rangkaian acara penutupan Grebeg Suro dilakukan mulai tanggal 23 – 28 Agustus 2022 di Monumen Bantarangin. Seperti yang diketahui, Monumen Bantarangin merupakan petilasan kerajaan pada masa Prabu Klono Sewandono.

Monumen Bantarangin menjadi lokasi di setiap tahunnya dalam rangka penutupan grebeg suro. Salah satu rangkaian prosesi penutupan grebeg suro yang diselenggarakan pada hari ini (25/8) pada pukul 14.00 WIB, yakni Buceng Porak dan Bedhol Pusaka.

Buceng Porak Dukuh Niten Sumoroto dan Wakil Bupati Ponorogo

Pada Rangkaian Buceng Porak berbagai persiapan telah dilakukan oleh beberapa elemen masyarakat. Seperti halnya yang dilakukan oleh Warga Dukuh Niten Sumoroto.

Para anggota karang taruna yang memiliki sebutan Garnist (Gabungan Remaja Niten Sumoroto) bersama warga sekitar bahu membahu menyusun buceng porak yang berisi sayur mayur dan hasil bumi lainnya.

Ketua RT 003/001 Dukuh Niten Sumoroto, Setyo Laksono mengungkapkan harapannya terkait rangkaian penutupan grebeg suro bisa dilestarikan dan buceng porak di nilai sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas semua hasil bumi serta kedepannya akan dijadikan agenda tahunan sebagai ciri khas dari bantarangin.

Setyo menambahkan terdapat 8 Buceng Porak yang akan diarak, dimana 8 Buceng Porak tersebut perwakilan dari Dukuh Niten, Dukuh Tengah, Dukuh Wetan, Dukuh Demalang, Desa Sumoroto, Bupati Ponorogo, Wakil Bupati Ponorogo, dan Ketua DPRD Ponorogo.

Untuk Rute Acara Buceng Porak sendiri, titik berangkat dari Kecamatan Kauman menuju arah selatan melewati Pasar Hewan Sumoroto dan berakhir di Monumen Bantarangin. (SG/JurnalisRadioSonggolangitFM)