Radio Songgolangit | Kebanggaan Ponorogo

Dampak PPKM Darurat Di Ponorogo Akibatkan Omset Penjualan Rumah Makan Turun 50 %

Foto: Ilustrasi/Republika.co.id

Ponorogo – Pemkab Ponorogo sudah menerapkan peraturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurart di Ponorogo pada, Sabtu (3/7/2021) lalu.

PPKM mikro darurat ini akan dilaksanakan hingga 20 Juli 2021 sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 15 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

Adapun beberapa peraturan PPKM Darurat yang harus diperhatikan yaitu, rumah makan, toko tidak diperbolehkan buka hingga pukul 20:00 WIB. Dan untuk pengunjung rumah makan tidak diperbolehkan makan ditempat melainkan delivery/ take away (dibawa pulang).

Atas peraturan tersebut, tentu banyak menimbulkan efek bagi pelaku usaha, terutama pemilik rumah makan.

Hal ini seperti yang dirasakan Erwin selaku pengusaha rumah makan. Dirinya mengaku, merasakan dampak yang berbeda setelah diadakannya PPKM Darurat. Dampak yang ia rasakan adalah menurunnya omset penjualan hingga 50 persen, dikarenakan banyak pelanggannya yang membungkus makanannya.

Namun meski demikian, dirinya mengaku setuju dengan program pemerintah terkait PPKM Darurat ini. Meskipun berdampak ke penjualannya. Erwin juga berharap dengan adanya PPKM Darurat ini dapat memutus virus COVID – 19 sehingga ekonomi masyarakat kembali stabil. (ds/nas)

Tim Jurnalis Radio Songgolangit fm