Radio Songgolangit | Kebanggaan Ponorogo

Bupati Ipong Resmikan Adaptasi Kebiasaan Baru pada Seni Jaranan Thek Ponorogo

Kesenian Jaranan Thek Ponorogo kembali diselenggarakan setelah fakum hampir lima bulan.(Lucia Marwa/Songgolangit FM)

Ponorogo – Setelah sekian lama fakum karena pandemi covid-19, akhirnya pagelaran kesenian jaranan thek Ponorogo kembali bisa diselenggarakan. Pagelaran berlangsung di Gedung Olah Raga (GOR) Singodimejo, Minggu (2/8/2020) dalam rangka launching adaptasi kebiasaan baru pada kesenian jaranan thek Ponorogo.

Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni berpesan baik itu pemain kesenian jaranan thek ataupun penonton bisa menerapkan protokol kesehatan. Mulai dari cuci tangan ataupun menggunakan handsanitizer, wajib memakai masker dan jaga jarak.

Ketua Ikatan Kesenian Jaranan Thek Ponorogo (IKJTP) Yuli, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Ponorogo karena telah mengijinkan  para seniman jaranan thek untuk pentas kembali. Setelah hampir lima bulan tidak melakukan pagelaran karena pandemi covid-19.

Berangkat dari pengalaman pagelaran reyog yang sudah diresmikan adaptasi kebiasaan baru dua minggu yang lalu. Ketika pancanangan para penonton bisa tertib menjalankan protokol kesehatan jaga jarak. Namun saat pagelaran berlangsung di desa penonton sulit diatur. Sehingga Bupati Ipong menegaskan agar para penonton wajib memggunakan masker ketika menyaksikan pagelaran. Hal itu dilakukan sebagai upaya pencegahan penularan covid-19. (lc)

Jurnalis Songgolangit FM