Radio Songgolangit | Kebanggaan Ponorogo

Alasan Bupati Ipong Perbolehkan Pentas Reyog dan Sekolah Belum Masuk

Bupati Ponorogo Ipong Muchlisoni.(Lucia Marwa/Songgolangit FM)

Ponorogo – Masyarakat Ponorogo sempat ramai memperbincangkan terkait diperbolehkannya reyog pentas kembali. Selain itu dalam tatanan hidup baru mantenan, hajatan dan pengajian juga sudah diperbolehkan. Padahal anak sekolah, sampai saat ini belum diizinkan untuk masuk. Hal itu pun dijawab Bupati Ipong ketika memberikan sambutan dalam Panen Raya, Rabu (29/09).

Bupati Ipong mengatakan jika kegiatan seperti pentas reyog, mantenan, hajatan dan pengajian itu tidak berlangsung setiap hari. Seperti pentas reyog itu hanya diselenggarakan satu bulan satu kali dan hanya ada di satu tempat di satu kecamatan. Sehingga pencegahan penularannya bisa diminimalisir. Selain itu durasi pentasnya pun juga hanya selama dua jam.

Sedangkan, untuk anak sekolah itu nanti masuknya setiap hari dan durasi waktunya juga lama. Kemudian anak-anak juga cenderung sulit diatur ketika bertemu temannya di sekolah. Misalnya dalam satu kelas ada 30 siswa dan gurunya hanya satu. Itu juga akan sulit untuk menjalankan protokol kesehatan.

Bupati Ipong pun memohon agar masyarakat bersabar dan berdoa. Selain itu juga meminta masyarakat untuk tertib menjalankan protokol kesehatan seperti cuci tangan dengan sabun, memakai masker dan jaga jarak. Supaya penularan covid-19 di wilayah Ponorogo khususnya, dapat dicegah. (lc)

Jurnalis Songgolangit FM