Radio Songgolangit | Kebanggaan Ponorogo

SIDAK KOMISI C DPRD TANGGAPI KERUSAKAN FISIK GEDUNG SENTRA INDUSTRI PONOROGO

PONOROGO-Kondisi bangunan sentra industri kabupaten Ponorogo terdapat beberapa temuan titik kerusakan. Temuan kerusakan itu beberapa diantaranya adalah plafon gedung paling barat sudah jebol, kusen jendela buka tutup tidak normal, beberapa titik lantai keramik sudah mengelupas dan dinding yang retak-retak.

Hal ini membuat Komisi C DPRD Kabupaten Ponorogo melakukan Inspeksi Mendadak (sidak) pada Senin (11/11/2019), untuk melakukan kunjungan kerja serta evaluasi terhadap pelaksanaan program pembangunan Gedung yang berlokasi di Jalan Trunojoyo tersebut.

Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Ponorogo, Widodo mengatakan pihaknya sudah melakukan klarifikasi kepada pihak UPTD. Ternyata UPTD sudah mengajukan ke CV yang mengerjakan pembangunan itu. Pihaknya terus mendorong untuk segera melakukan perbaikan karena waktu tinggal 2 bulan lagi hingga akhir Desember 2019. Akan tetapi, Widodo juga mengatakan jikalau waktu 2 bulan dirasa sangat kurang untuk melakukan perbaikan gedung itu, termasuk melakukan pemadatan tanah untuk menanggulangi lantai yang ambles.

Ia juga menyampaikan temuan dewan dalam sidak kali ini adalah material yang kurang bagus. Seperti lantai keramik yang tidak sesuai dengan spesifikasi. Ia curiga material ini dibuat dari barang KW. Selain itu juga dinding banyak yang retak dimungkinkan campuran material yang kurang bagus ataupun mungkin pasirnya dari pasir tras.

Widodo berharap secepatnya kerusakan ini diperbaiki. Menurutnya kerusakan ini masih menjadi tanggungjawab tim pelaksana. Karena bangunan ini masih dalam masa pemeliharaan hingga akhir Desember 2019. Sehingga pihaknya mendorong UPT untuk segera mendorong terus supaya pihak pelaksana segera memperbaiki pembangunan.

Ia menegaskan pihaknya merasa tidak puas dengan hasil pembangunan gedung sentra industri yang memakan anggaran total sekitar 30 Milyar itu. Karena dengan dana sebanyak itu, lanjut dia, seharusnya hasilnya bisa maksimal. Akan tetapi justru masih dalam masa pemeliharaan saja menurutnya sudah banyak kerusakan.(ai/is)

Tim Jurnalis Songgolangit FM