Radio Songgolangit | Kebanggaan Ponorogo

DISHUB PONOROGO BERLAKUKAN RAZIA TONASE DENGAN EKSEKUSI PENURUNAN PAKSA

PONOROGO- Razia Tonase dilakukan oleh Dinas Perhubungan kabupaten Ponorogo di jalan raya Jenangan-Ngebel, Kamis (10/10/2019). Razia ini dilakukan untuk menertibkan kendaraan angkutan yang kelebihan muatan. Karena salah satu faktor penyebab kerusakan jalan adalah dari kendaraan angkutan barang dengan muatan berlebih.

Kepala Dinas Perhubungan kabupaten Ponorogo, Djunaedi menyampaikan kepada wartawan, Kamis (10/10/2019), sebenarnya ada empat faktor yang menyebabkan kerusakan jalan. Pertama, tidak adanya sertifikasi kelayakan jalan, drainase yang kurang baik, kelebihan muatan, dan yang terakhir lamanya proses perbaikan. Akan tetapi, yang dominan dipahami masyarakat adalah karena kendaraan angkutan yang kelebihan muatan.

Terkait razia tonase yang digelar hari ini, dia menjelaskan beberapa upaya yang dilakukan untuk membuat efek jera kepada para pengemudi belum membuahkan hasil. Menurutnya, operasi gabungan dengan waktu yang sudah ditentukan sebelumnya tidak efektif. Karena ketika hanya dua jam operasi, hanya ada empat kendaraan yang lewat. Ia menjelaskan, mereka telah melakukan komunikasi dengan pengemudi lain. Sehingga para pengemudi tidak berjalan dan hanya berhenti di suatu tempat sambil menunggu razia selesai.

Ia menambahkan sistem denda pun juga tidak efektif untuk penertiban muatan itu. Sehingga muncul gagasan dengan menggunakan sistem ekseskusi pasar penurunan paksa. Operasi ini menggunakan sistem hunting, sehingga tidak terbatas waktu dan tempat. Dishub kabupaten Ponorogo melakukan uji coba ini selama kurun waktu 3 bulan untuk soft therapy supaya di tahun 2020 para pengemudi tidak mengulangi hal yang sama.

Terbukti, razia tonase hari ini, petugas berhasil menurunkan paksa 11 kendaraan bermuatan lebih di jalan raya Jenangan-Ngebel. Padahal sebelumnya, operasi di Sampung hanya berhasil menegur 9 pengemudi saja selama dua kali razia disana. Selain penurunan paksa, petugas juga memberikan sosialisasi dan suat edaran bahwa kerusakan jalan salah satunya disebabkan oleh kelebihan muatan.(ai)

Jurnalis Songgolagit FM